Articles Archive

Raising awareness on tobacco harm reduction (THR) within the World Health Organization (WHO), the Conference of Parties (COP/FCTC) and the United Nations (UN)

Raising awareness on tobacco harm reduction (THR) within the World Health Organization (WHO), the Conference of Parties (COP/FCTC) and the United Nations (UN) I. RATIONALE & CONTEXT Member states of the WHO, especially in the developing world, still look closely towards the WHO for guidance on developing

COVID-19: Learning from other countries

United Nations Secretary-General Antonio Gutierrez has declared the COVID-19 pandemic “the biggest threat to humanity since World War II” as the global total of COVID-19 cases approaches 2.3 million with more than 160,000 deaths. Though Europe is now the epicenter of the pandemic, many countries in Asia

Survey Aplikasi Kesehatan Digital!

Munculnya aplikasi kesehatan digital menjadi bukti nyata perkembangan digital dalam bidang kesehatan. Perkembangan ini membawa dampak positif, namun juga menimbulkan pertanyaan yang perlu diselidiki lebih dalam lagi: Apakah konsultasi kesehatan via aplikasi akurat dan aman? Oleh karena itu, survei ini bertujuan untuk menggali pendapat user guna mengembangkan

Dirut BPJS Kesehatan Blak-blakan Soal Tekor Rp 9 Triliun

Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tahun ini diprediksi mengalami defisit pada neraca keuangan hingga Rp 9 triliun. Atas kondisi tersebut sempat muncul wacana kenaikan tarif. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menceritakan secara blak-blakan kepada detikFinance terkait defisit tersebut pekan lalu. Berikut petikan wawancaranya: Sejak lahir 2014

Anak Muda di Jakarta Rentan Kena Penyakit Kronis

Beban ekonomi Indonesia untuk biaya kesehatan diprediksi makin meningkat seiring makin tingginya jumlah penderita penyakit kronis seperti jantung, kanker, dan diabetes. Ketiga penyakit kronis itu menjadi penyebab dari separuh jumlah kematian di Indonesia. Menurut laporan WHO, beban ekonomi Indonesia untuk mengatasi ketiga penyakit tersebut mencapai US$7 miliar,